Sabtu, 04 Agustus 2012

Adab Pendidikan Islam

·Pendidikan Islam = Bebas Biaya


Pada dasarnya Sistem Pendidikan dalam Islam didasarkan pada sebuah kesadaran bahwa setiap Muslim wajib menuntut ilmu dan tidak boleh mengabaikannnya.

a. Rasulullah Saw bersabda:

Tholabul I’lmi faridhotun a’la kulli muslimin

Artinya
Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim (HR. Ibnu Adi dan Baihaqi)

b. Rasulullah Saw bersabda:

“Diantara tanda-tanda kiamat adalah menghilangnya ilmu dan menyebarnya  kebodohan…”(HR. Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad)


Maksud hadist: bahwa Allah Swt mewajibkan setiap Muslim menuntut ilmu dan membekali dirinya dengan berbagai macam ilmu yang dibutuhkan dalam kehidupan  

Atas dasar inilah Negara wajib menyediakan pendidikan bebas biaya kepada warganya baik Muslim maupun non-Muslim agar mereka bisa menjalankan kewajibannya atau memenuhi kebutuhan primer mereka

c. Rasulullah Saw telah menetapkan tebusan tawanan perang Badar berupa keharusan mengajar 10 anak kaum Muslim. Selain itu terdapat pemberian gaji kepada guru yang dananya diambil dari Baitul Mal (Kas Negara)

d. Wadhiyah bin Atha menuturkan riwayat:

Di Madinah terdapat 3 orang guru yang mengajar anak-anak, Khalifah Umar memberikan nafkah kepada mereka 15 Dinar setiap bulan.” (1 Dinar = 4,25 gr emas = sekitar 5 juta rupiah/bulan)

e. Para khalifah sepanjang masa Daulah Khalifah Islamiyah juga memberikan pendidikan bebas biaya kepada warga negaranya. Hal ini menunjukkan bahwa masalah biaya pendidikan adalah tanggung jawab Negara.

f. Negara menyediakan pendidikan gratis baik yang fakir miskin maupun kaya. Uang yang dikeluarkan Negara dari Baitul Mal untuk menggaji guru, tidak hanya untuk menggaji guru yang mengajari anak-anak miskin saja tetapi untuk mengajari semua anak tanpa memandang miskin atau kaya.

g. Setiap warga Negara berhak memperoleh pendidikan bebas biaya di semua jenjang pendidikan, tidak hanya biaya SPP tetapi termasuk biaya buku, biaya pratikum dan lain-lainnya

h. Semua biaya pendidikan termasuk biaya gaji dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan, sarana fisik sekolah, sarana proses belajar mengajar, dan fasilitas lainnya disediakan oleh Negara

i. Rakyat bisa saja ikut menyediakan sarana tetapi sebagai bentuk Amal Jariyah, tidak mengambil alih tanggung jawab Negara


· Pendidikan Islam = Berkualitas

Pemerintah selain berkewajiban menyediakan pendidikan bebas biaya juga bertindak sebagai penyelenggara pendidikan yang berkualitas, dengan asas pendidikan dan tujuan pendidikan sebagai berikut:

a. ASAS PENDIDIKAN

Ø  Asas Pendidikan adalah Akidah Islam

*Akidah menjadi dasar kurikulum (mata pelajaran dan metode pengajaran)

*Akidah Islam berkonsekuensi ketaatan pada Syariat Islam

Berarti:

*Tujuan pelaksanaan dan evaluasi kurikulum terkait dengan ketaatan pada Syariat Islam

*Pendidikan dianggap tidak berhasil apabila tidak menghasilkan keterikatan dengan Syariat Islam pada peserta didiknya, walaupun menguasai Ilmu Pengetahuan

Ø  Akidah Islam menjadi Asas dari Ilmu Pengetahuan

*Tidak semua ilmu pengetahuan harus bersumber pada ilmu pengetahuan karena tidak semua ilmu pengetahuan lahir dari akidah Islam

*Akidah Islam dijadikan sebagai Standard Penilaian

Ilmu pengetahuan yang bertentangan dengan akidah Islam tidak boleh diajarkan dan dikembangkan, kecuali untuk dijelaskan kesalahannya

b. TUJUAN PENDIDIKAN

Ø  Tujuan pendidikan diartikan sbagai salah satu kondisi ideal yang akan dicapai oleh peserta didik

Ø  Pendidikan Islam adalah upaya sadar yang terstruktur, terprogram dan sistematis yang bertujuan mengembangkan manusia yang:

1.      Berkepribadian Islam

2.      Menguasai Tsafaqah Islam

3.    Menguasai Ilmu Kehidupan (Sains Teknologi dan Seni) yang memadai, yang selalu menyelesaikan masalah kehidupannya sesuai dengan Syariat Islam

Penjelasan:

1. KEPRIBADIAN ISLAM

·      Kepribadian Islam adalah sikap peserta didik atas dasar Islam yang lahir dari pemahaman Islam dan kemampuan peserta didik untuk mengendalikan dirinya sesuai dengan pemahaman Islam

·      Kepribadian Islam merupakan pilar pembentuk

a.   Kecerdasan Spiritual
Berupa bentuk kesadarannya sebagai hamba Allah

b.   Kecerdasan Emosional
Berupa kemampuan mengendalikan diri agar selalu tunduk pada peraturan Allah

c.    Kecerdasan Politik
Berupa rasa cinta kepada kaum Muslim dan dorongan untuk selalu memperhatikan dan ingin berbuat sesuatu terhadap kondisi kaum Muslim

·      Kepribadian Islam adalh kondisi peserta didik yang hanya terukur secara kualitatif tidak sekedar kuantitatifnya, karena itu Kepribadian Islam adalah kualifikasi yang pencapaiannya harus diamati dalam kehidupan sehari-hari bukan sekedar menilai dengan jawaban peserta didik dalam ujian tertulis / ujian lisan tertentu

2. PENGUASAAN TSAQAFAH ISLAM

·  Penguasaan Tsaqafah Islam adalah pemahaman terhadap hukum-hukum Syariat dan Ilmu-Ilmu yang dibutuhkan dalam melakukan penggalian hukum Syariat

·  Penguasaan Tsaqafah Islam merupakan Pilar kecerdasan Intelektual, Spiritual, Emosional dan Politik

3. KOMPETENSI PENGUASAAN ILMU YANG CUKUP

Penguaasaan ilmu yang cukup baik Tsaqafah Islam dan Ilmu kehidupan disertai sikap atas dasar Islam akan membuat seseorang menyelesaikan masalahnya sesuai syariat Islam baik masalah pribadi, keluarga, masyarakat dan negara.

Rasulullah Saw bersabda:

Barangsiapa yang diserahi pekerjaan dalam keadaan tidak memiliki isteri maka hendaklah ia menikah, jika ia tidak memiliki pembantu maka hendaklah ia mendapatkannya, jika ia tidak memiliki rumah maka hendaklah ia mendapatkan rumah, jika ia tidak memiliki hewan tunggangan maka hendaklah ia memilikinya. Barangsiapa yang mendapatkan selain itu maka ia telah melakukan kekurangan.”  
(HR. Ahmad)

Sumber:
Media Buku dan Informasi yang relevan

Terima kasih telah membaca artikel: Adab Pendidikan Islam.Silahkan baca artikel ©Akhlak yang lainya:

1 komentar:

RA mengatakan...

Ayo dukung pendidikan Islam yang berkarakter sesuai syariah Islam...amien

Poskan Komentar

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Akhlak © 2008. Template Modif by: puskesmat